Langkah Membuat Hyperlink Microsoft Power Point

Posted in KKPI, Pendidikan on May 12, 2013 by ritalestari837

Dalam pembuatan multimedia presentasi pembelajaran ataupun Multimedia pembelajaran interaktif, perpindahan slide tidak lagi secara otomatis ataupun berdasarkan clik (beberapa kasus masih memerlukan otomatis). Langkah-langkah membuatnya adalah :

  1. Buka presentasi baru
  2. Buat 5 buah slide baru beri jdudul di setiap slide

    Slide 1 : Menu Utama
    Slide 2 : Materi
    Slide 3 : Evaluasi
    Slide 4 : Kompetensi
    Slide 5 : Tentang

1

3. Buat tombol di menu utama untuk hyperlink ke slide-slide yang lain. Buat tombol dengan menggunakan menu Insert –Shape – Rounded Retangle
22
4. Buat tombol kemudian beri nama tiap-tombol sesuai dengan fungsinya
33
5.Beri hyperlink dengan cara seleksi/pilih tombol yang akan di beri link masuk pada menu Insert – Action.
55
Pada tab Mouse Click pilih pada hyperlink to : pilih slide
66
Pada menu Hyperlink To, pilih slideyang di inginkan. Kalau tadi yang di beri action tombol materi maka di Hyperlink to Slide pilih slide materi
77
Setelah selesai klik ok.
6. Masih pada action setting Centang pada Play Sound kemudian pilih jenis sound dan Higlight Clik
88
7. Lakukan hal yang sama pada setiap tombol yang ada. Beri action ke setiap slide yang ingin di tuju.
8. Seleksi semua tombol kemudian copy
020110_0151_membuattomb8
masuk pada master view
n
Pada slide master no 1 klik tombol paste (copy paste ke dalam slide maseter)
m
Setelah tercopy dengan sempurna klik tombol close Master View
h

Secara otomatsi semua tombol akan tampil di semua slide, baik yang sudah ada maupun yang baru.

1. Langkah selanjutnya adalah mematikan fungsi sembarang klik untuk berganti slide. Masuk menu animation – advance slide. Ada 4 cara slide berpindah
  1. On Mouse Klik
  2. Automaticaly after
  3. On Mouse Klik dan Automaticaly after keduanya diaktifkan
  4. Tidak menggunakan On Mouse Click dan Automaticaly after

Untuk membuat sebuah prensetasi tidak berpindah slide pada saat klik di sembarang tempat, pilih opsi Tidak menggunakan On Mouse Click dan Automaticaly after dengan cara menghilangkan semua centangan pada pilihan on mouse clik maupun automaticly after.

q

2. Slide selain berpindah karena klik mouse juga bisa berpindah karena menekan tombol keyboard. Dalam sebuah multimedia pembelajaran interaktif hal tersebut perlu di hindari, matikan dungsi keyboard dalam navigasi slide dengan cara. Klik pada Slide Show – Set Up Show.
4

Pada Show Type centang pada Browed at a kiosk (full Screen)

g
3. Setelah semua navigasi menggunakan klik mouse dan keyboard dimatikan perlu juga membuat tombol untuk keluar dari slide show power point. buat sebuah tombol, beri action seting. pilih hyperling to End Show.
semoga bermanfaat. selamat mencoba🙂

 

Dasar-dasar Microsoft Access

Posted in KKPI, Pendidikan on May 12, 2013 by ritalestari837
Microsoft Access merupakan salah satu program pengolah data base yang canggih yang digunakan untuk mengolah berbagai jenis data dengan pengoperasian yang mudah

Banyak kemudahan yang akan diperoleh jika bekerja dengan microsoft Access diantaranya dapat melakukan proses penyortiran pengaturan data, pembuatan label data serta laporan pembuatan data kegiatan sehari-hari misalnya untuk menampung daftar pelanggan, pendataan data karyawan, dan lain sebagainya.

MEMULAI MICROSOFT ACCESS

Untuk memulai microsoft Access pada dasarnya hampir sama antara Task bar Windows 95 – 2000 yaitu dimulai dengan tombol Start – Program – Pilih – Program MS-Access .

LEMBAR KERJA MS- ACCESS

Pada saat Anda pertama kali menjalankan microsoft Access maka akan tampil kotak dialog dimana memungkinkan Anda dapat membuat data base baru dengan tiga cara :
1. Blank Access Database
2. Access database Wizards. Pages end Projects dan adalagi pilihan yang disediakan yaitu
3. Open Existing File.

Jika Anda tidak menginginkan tampilan Kotak Dialog pada saat pertama kali dijalankan program MS Access Anda dapat memilih perintah option pada menu tools dan matikan Check Box, Starup Dialog, pada tab Sheet View.

Berikut ini adalah pilihan yang ada pada kotak dialog MS Access :
Pilihan Keteranagn
Blank Access DataBase Digunakan untuk membuat data base baru yg masih kosong dan Anda dapat menambahkan Obyek tabel, query, Form, Report, dan Obyel lainnya
Blank Data Access Page Dipakai untuk membuat data base baru yang diberikan oleh MS Access secara bertahap
Project Existing Data Diapaki untuk membuat data base baru berdasarkan tuntunan yang diberikan oleh microsoft access
Open end existing file Dipakai untuk membuka file database yang telah dibuat sebelumnya

MEMBUKA FILE DATABASE

Membuka file database MS Access berarti membuka file yang pernah dibuat dan disimpan sebelumnya selain membuka jendela database yang pernah dibuat sebelumnya Anda bisa membuka jendela database baru yang masih kosong caranya dengan memberi perintah Klik menu file pilih New atau pada Toolbars klik tombol new seperti berikut dibagian Toolbars sedang file database yang pernah Anda buat dan disimpan dapat dibuka kembali pada saat dibutuhkan apabila Anda membuka jendela database baru maka jendela database yang terbuka sebelumnya akan ditutup karena pada MS Access tidak dapat membuka lebih dari satu file database

Untuk membuka file database dapat menggunakan salah satu cara berikut ;
1. Pilih Open dari menu file
2. Klik tombol Open yang ada pada bagian toolbars pada database
3. Tekan tombol Shorcut Key , Ctrl + O

MENUTUP FILE DATABASE

Bila Anda telah selesai bekerja dengan file database MS Access maka sebelum menutup file simpan seluruh data yang pernah Anda buka untuk menutup file database salah satu langkah. Berikut ;
1. Klik Menu File pilih Close
2. Klik Icon control Menu yang terletak disudut kiri atas pilih Close
3. Klik ganda pada icon control menu yang terletak di bagian sudut kiri atas dari jendela database.
4. Tekan tombol kombinasi shorcut Key Ctrl + F4 atau Ctrl + W
5. Tekan Tombol Close yang ada dibagian sudut kanan atas dari jendela database

MENUTUP PROGRAM MS ACCESS

Menutup program MS Access berarti keluar dari program MS Access untuk dari program tersebut langkahnya sebagai berikut :
1. Klik menu File pilih Exit

MEMPERSIAPKAN APLIKASI DAN DATA MASUKAN.

1. Buka aplikasi Microsoft Access
2. Klik File New
3. Pilih Blank Database
4. Create nama file database

I. Membuat Tabel

1. Buat tabel dengan create table in design view
2. klik 2 x sehingga terbuka jendela seperti dibawah ini
3. Masukan nama-nama field
4. Tentukan primary Key (Contoh :No_pendf)
5. Setelah itu klik close pada pojok kanan atas
6. Klik yes, lalu beri nama tabel (contoh : daftar) kemudian klik OK

II. Membuat Queries

1. Klik Queries pada bagian objects
2. Klik 2 x Create query in Design view sama seperti membuat table
3. Akan tampil daftar queries
4. Pilih nama table dalam daftar Show Table kemudian klik Add
5. Klik 2 x nama field yang ada pada tabel daftar sehingga nama-nama field tersebut tersimpan dalam dafatra queries seperti pada gambar diatas.
6. pada kolom Jml_nilai masukan rumus pembobotan setiap mata pelajaran. Pembobotan dibuat sesuai aturan yang ada. Contoh PPKn, Bah_ind, IPS dikalikan 1, IPA, Matemt dikalikan 4 dan Bah_ing dikalikan 3 rumus dapat dilihat pada gambar dibawah. Rumus untuk jumlah nilai :
7. Buat Rumus untuk Nilai x bobot
8. Kemudian klik tombol close pada sudut kanan atas,

III. Membuat Form

1. Klik Form pada Objects
2. Klik 2 x Create form by using wizard akan tampil form wizard
3. Pada Tables/Queries pilih Table : daftar kemudian Pindahkan semua field Available field ke Selected Fields dengan menekan tombol
4. Berikan nama form yang akan kita buat (contoh : daftar)
5. Kemudian Klik Finish

IV. Mengatur Form
1. Buka form daftar
2. Buatkan Header Form
3. Drag bar antar Form Header dan Detail sehingga terbentuk satu baris kosong
4. Isikan Kata “PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN 2004”
Kemudian klik daerah Form Header danà5. Untuk mengisi Form Header klik
geser letak Label keposisi yang Anda Inginkanà Untuk mengedit letak label klik 2 x labelàKetikkan kata-kata diatas
6. Pada field Jml_nilai masukan rumus penjumlahan semua nilai dengan mengklik 2 x field Jml_nilai sebelah kanan
7. Edit Control Source dengan memasukan rumus klik akan muncul jendela Expression Builder
8. Masukan rumus yang kita rencanakan
9. Untuk menuliskan rumus cukup dengan mengklik 2 x nama field yang berada di form contohnya field PPKn simbol matematika yang kita gunakan tinggal klik yg ada pada bagian bawah ruang rumus.
10. Setelah selesai klik OK kemudian klik close pada pojok kanan atas Text Box
11. Buat Rumus jumlah nilai kali bobot setiap mata pelajaran dengan mengkilk 2 x field Jml_x_bbt
12. Langkahnya sama dengan cara memasukan rumus pada Jml_nilai
13. Masukan rumus pada pada jendela Expression Builder
14. Setelah selesai klik OK kemudian klik close pada pojok kanan atas Text Box
15. setelah semua rumus selesai klik datasheet view
16. Sekarang kita dapat memasukan data yang ada

MENGGUNAKAN MEMPERSIAPKAN APLIKASI DAN DATA MASUKAN.

INPUT DATA RECORD
Setelah mengatur semua ketentuan dalam sebuah desain table adalah memasukan data Record yang dapat dilakukan dengan memalui jendela Data Sheet View dari sebuah table selain itu dapat juga melakukan proses Editting dengan menyunting data yaitu proses penambahan data record , memindah data Record, menyalin Data Record ataupun menghapus data record.

A. Memasukan data Record
Prosedur yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Pada jendela data base pilih salah satu nama tabel yang datanya ingin anda masukan .
2. Untuk membuka jendela Data Sheet dari tabel tersebut perintahnya adalah:
Tekan Tombol Open
Tekan tombol enter
Klik Ganda pada nama tabel
Klik kanan pada nama tabel dan pilih perintah open dari menu yang tampil
3. Setelah Anda jalan salah satu perintah tersebut diatas maka akann tampil sebuah jendela data Sheet dari sebuah tabel yang masih kosong
4. Anda dapat lansung memasukan data Record sesuai dengan tatanan yang telah Anda berikan pada jendela desain View
5. Setelah selesai entry maka kita dapat melihat data pada queries seperti diatas.

MENG-UPDATE DATA

A. Menentukan Kapan Tabel Baru Dibutuhkan

Satu-satunya hal yang konstan adalah perubahan. Bersama waktu, kebutuhan dan minat Anda berubah seiring Anda bertumbuh dan berkembang. Sebuah informasi yang pernah sangat penting bisa saja sekarang berubah menjadi tidak diperlukan atau malah mengganggu, sementara informasi yang tidanya tidak berguna sama sekali bisa berubah menjadi informasi penting. Seiring meningkatnya jumlah informasi pada hidup atau bisnis, Anda mungkin perlu menata ulang atau mendistribusikan ulang informasi tersebut untuk mencatatnya. Anda mungkin tahu bahwa Anda harus membeli rak baru, folder file baru, atau bahkan satu set kabinet file baru untuk menampung bidang yang anda minati. Hal yang sama terjadi pada database Anda.

I. Memilih field dan Record
Anda harus memikih data yang ada sebelum melakukan editingpada sebuah jendela data sheet untuk emilih data atau record pada sebuah jendela data sheet dapat Anda lakukan dengan menggunakan beberapa cara untuk lebih jelasnya lihat pada daftar dibawah ini

Untuk memilih Perintah
• Sebuah sel Klik pada posisi sel tersebut
• Beberapa sel Drag drop pointer pada sisi kiri sel terbut sampai melintasi bebrapa sel yang ingin Anda pilih
• Sebuah Kolom Klik pada pisisi celektor Kolom
• Beberapa Kolom Drag drop Pointer pada pisisi celektor Kolom
• Sebuah record Klik pada pisisi celektor baris
• Bebrapa record Drag drop Pointer pada pisisi celektor baris
• Emua Record • Klik tombol select all yang ada pada selector baris
• Pilih perintah select All Record dari menu Edit
• Tekan kombinasi tombol Ctrl + A

II. Memindahkan Insertion Point

Untuk memindahkan Insertion Point dapat menggunakan pasilitas yang ada di perintah Go To dari menu Edit . Anak panah atas, anak panah bawah Page Up Page Down atau menggunakan Vertikal scroll Bar untuk memindah data Record dalam sebuah data sheet selain itu Anda dapat juga memindah posisi Record Aktif dengan memilih tombol navigasi yang ada pada bagian bawah dari jendela data Sheet sebuah tabel perhatikan tabel berikut

Pindah Ke klik
Awal record First Record

Akhir record Last record

Record Sebelumnya Previus Record

Record beruikutnaya Next Record

Record Baru New Record

Record tertentu Atau tekan tombol F5 atau ketik nomoer Record yang Anda inginkan dan lanjutkan dengan menekan tombol enter

I. Dengan menambahkan record
1. Jika kita memiliki data baru dalam arti pendaftar baru maka kita dapat mengupdate database kita dengan menambahkan data tersebut dapat melalui queries maupun melalui form.
2. Update melalui gueris, buka file kemudian buka queries lalu masukan data baru
3. Update melalui Form caranya sama dengan saat entry pertama kali.

B. Dengan Membahkan Field
Pilih Table Daftarà1. Buka file
2. Pilih Design View
3. Sisipkan field baru (Contoh Nama_ortu) caranya sama dengan membuat field pertama kali.
rowsà Klik Menu Insert à4. Klik Field Ket
5. Masukan nama field baru (contoh Asal_skl)
6. Kemudian klik close dan Save OK
design akan tampil jendelaà klik à pilih Nilai à7. Untuk menampilkan di queries, Klik Objects
klik columnsà8. Pilih Field yang akan disisipi field baru kemudian klik insert
9. Pada gambar diatas terbentuk columns kosong, lalu masukan field baru (Contoh Asl_skl) dengan mengklik panah drop down pada lalu pilih Asl_skl
OKà Save à10. Kemudian klik close
11. Setelah selesai Anda dapat memasukan data berikutnya, sama seperti insert data awal.

MELAKUKAN DELETE DATA

A. Menghapus Record
Anda dapat menghapus satu atau lebih Record dalam tabel pada tampilan data Sheetview . Prosedur yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut :
1. Didalam jendela data Sheet pilih Record yang ingin Anda hapus dan berikan salah satu perintah berikut :
b. Pilih perintah menu Delete dari menu Edit
c. Tekan tombol Delete Record pada bagian Toolbar atau,
d. Tekan Tombol Del yang ada di Keyboard atau,
e. Klik Kanan Record yang ingin Anda hapus dari daftar pilihan menu yang tampil plih perintah delete Record.
2. Setelah Anda berikan salah satu perintah diatas maka akan tampil kotak Konfirmasi pilih Yes apabila Anda benar-benar ingin menghapus Record dan tombol No apabila ingin membatalkan proses penghapusan.

MENGECEK HASIL ENTRY DATA

Setelah data dimasukkan program database diperiksa proses pemindahan dan pemasukan data apakah sesuai dengan prosedur atau intruksi kerja

Memilah hasil pemindahan dan pemasukan data sesuai dengan prosedur dan intruksi kerja.

Mengidentifikasi keberhasilan pemindahan dan pemasukan data kedalam program data base dari file data ke media penyimpan data

MENGISI CHECK LIST ENTRY DATA

Mengidentifikasi langkah-langkah operasional dan keberhasilan proses pemindahan dan pemasukan data

Mengatur Design Repot dalam sebuah lembar kerja Preview mengubah teks-teks yang terdapat didalam lembar kertja design tersebut agar menjadi diskristif dan memindahkan label sehingga dapat tampil sejajar dengan Ctrl – Ctrl yang lain.
Menambahkan bebrapa informasi lain dibagian Footer.
.
RINGKASAN MATERI

MEMULAI MICROSOFT ACCESS
Untuk memulai microsoft Access pada dasarnya hampir sama antara Task bar Windows 95 – 2000 yaitu dimulai dengan tombol Start – Program – Pilih – Program MS-Access .

LEMBAR KERJA MS- ACCESS
Pada saat Anda pertama kali menjalankan microsoft Access maka akan tampil kotak dialog dimana memungkinkan Anda dapat membuat data base baru dengan dua cara
1. Blank Access Database
2. Access database Wizards. Pages end Projects dan adalagi pilihan yang disediakan yaitu
3. Open Existing File.

MEMBUKA FILE DATABASE
Membuka file database MS Access berarti membuka file yang pernah dibuat dan disimpan sebelumnya selain membuka jendela database yang pernah dibuat sebelumnya Anda bisa membuka jendela database baru yang masih kosong caranya dengan memberi perintah Klik menu file pilih New atau pada Toolbars klik tombol news

MENUTUP FILE DATABASE
Bila Anda telah selesai bekerja dengan file database MS Access maka sebelum menutup file simpan seluruh data yang pernah Anda

MENUTUP PROGRAM MS ACCESS
Menutup program MS Access berarti keluar dari program MS Access untuk dari program tersebut langkahnya sebagai berikut :
Klik menu File pilih Exit

MEMPERSIAPKAN APLIKASI DAN DATA MASUKAN.
Membuat Tabel

MENGGUNAKAN MEMPERSIAPKAN APLIKASI DAN DATA MASUKAN.
INPUT DATA RECORD
Setelah mengatur semua ketentuan dalam sebuah desain table adalah memasukan data Record yang dapat dilakukan dengan memalui jendela Data Sheet View dari sebuah table selain itu dapat juga melakukan proses Editting dengan menyunting data yaitu proses penambahan data record , memindah data Record, menyalin Data Record ataupun menghapus data record

MENGECEK HASIL ENTRY DATA

Setelah data dimasukkan program database diperiksa proses pemindahan dan pemasukan data apakah sesuai dengan prosedur atau intruksi kerja

MENGISI CHECK LIST ENTRY DATA

Mengidentifikasi langkah-langkah operasional dan keberhasilan proses pemindahan dan pemasukan data

 

 

 

Fungsi Menu Dan Ikon Pada Menu Bar Ms.Powerpoint

Posted in KKPI, Pendidikan on May 12, 2013 by ritalestari837
  • Menu dan ikon pada Menu Bar terdiri dari menu File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Table, Window, dan Help.
  • Fungsi Menu dan Ikon Pada Ms. Powerpoint :
  • 1. File

Menu file berfungsi untuk membuat, membuka, menyimpan, mencetak, mengatur ukuran halaman hingga menutup suatu dokumen yang kiti tool-tool yang terdapat dalam menu file fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu File.

Fungsi Menu File :

 

  1. New : Untuk membuat lembar kerja baru
  2. Open : Untuk membuka file dokumen yang pernah kita buat
  3. Close : Untuk menutup file yang sudah sedang aktif
  4. Save : Untuk menyimpan file yang sudah dikerjakan atau sedang dikerjakan.
  5. Save as : Untuk menyimpan file yang sudah dikerjakan atau sedang dikerjakan dengan nama file baru.
  6. Save as Web Page : Untuk menyimpan file yang sudah dikerjakan atau sedang dikerjakan dengan nama file baru.
  7. Search : Untuk mencari file atau nama file
  8. Versions : Untuk menampilkan tanggal dan waktu masing-masing versi yang disimpan dan nama orang yang menyimpan.
  9. Web Page Preview : Untuk menampilkan file yang aktif sebagai halaman web dalam browser sehingga kita dapat melihat seperti apa dokumen yang dibuat sebelum diterbitkan/dicetak.
  10. Page Setup : Untuk menentukan margin dan ukuran kertas.
  11. Print Preview : Untuk melihat tampilan dokumen sebelum dicetak
  12. Print : Untuk mencetak dokumen yang kita buat
  13. Send to : Untuk mengirim dokumen ke media lain seperti Microsoft Powerpoint
  14. Properties : Untuk menampilakn informasi tentang dokumen yang aktif
  15. Exit Untuk : keluar dari program Microsoft Office

 

  • 2. Edit

Menu Edit berfungsi untuk mengedit (melakukan perubahan dengan cara menambah, menghapus, memotong, menyalin, membatalkan, mengatur pemunculan objek, dan lain-lain. Berikut ini merupakan berbagai fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu Edit.
Fungsi Menu Edit :

  1. Undo : Untuk membatalkan perintah terakhir
  2. Repeat : Untuk membatalkan Undo
  3. Cut : Untuk memotong suatu objek seperti kata, kalimat, gambar dan memasukkannya ke clipboard atau dokumen lain.
  4. Copy : Untuk meng-copy atau menyalin suatu objek ke dalam clipboard atau dokumen lain.
  5. Office Clipboard : Untuk mengatur pemunculan objek dari clipboard
  6. Paste : Untuk memunculkan suatu objek dari dalam clipboard atau dokumen lain.
  7. Paste Special : Paste dengan kriteria tertentu
  8. Paste as Hyperlink : Untuk memunculkan objek dari dalam clipboard namun tetap ada hubungannya walau berada di tempat yang berbeda.
  9. Clear : Untuk menghapus format atau objek yang dipilih.
  10. Select All : Untuk memilih/memberi tanda blok hitam pada seluruh lembar kerja
  11. Find : untuk mencari mencari kata yang dikehendaki
  12. Replace : untuk mengganti kata
  13. Go to : untuk berpindah halaman, baris, kolom, objek, dan lain-lain.
  14. Links : untuk membentuk hubungan
  15. Object : untuk mengedit object

 

  • 3. View

Menu View berfungsi untuk mengatur tampilan layar dari dokumen yang kita kerjakan. Berikut ini merupakan berbagai fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu View.
Fungsi Menu View :

  1. Normal : untuk menampilkan tampilan layar yang normal atau tampilan standar (default)
  2. Web Layout : untuk menampilkan tampilan editing dokumen kita ketika muncul di web browser.
  3. Print Layout : Untuk menampilkan print layout yang berupa sebuah tampilan editing dokumen kita ketika akan mencetak.
  4. Outline : untuk memindahkan tampilan editing dokumen kita ke tampilan outline view, sehingga kita dapat memeriksa dan bekerja dengan struktur file dokumen kita dalam bentuk outline klasik.
  5. Task Pane : untuk menampilkan Task Pane
  6. Toolbars : untuk menampilkan dan menyembunyikan toolbar-toolbar yang dikehendaki
  7. Ruler : untuk menampilkan dan menyembunyikan/menghilangkan penggaris yang ada di atas area kerja
  8. Document Map : merupakan layar vertikal yang berfungsi juga sebagai peta dokumen untuk memberitahukan letak/posisi dokumen kita sekarang.
  9. Header and Footer : untuk membuat header dan footer
  10. Footnotes : untuk membuat catatan kaki
  11. Markup : untuk memunculkan atau menyembunyikan komentar
  12. Full Screen : untuk menggunakan tampilan layar menjadi tampilan penuh layar
  13. Zoom : untuk memperbesar tampilan

 

  • 4. Insert

Menu insert berfungsi untuk menyisipkan teks, tanggal atau waktu, simbol, diagram, file, objeck, dan sebagainya. Selain itu dapat digunakan untuk memberi nomor halaman pada dokumen yang kita kerjakan. Berikut ini merupakan berbagai fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu insert.
Fungsi Menu Insert :

  1. Break : untuk menentukan jenis perpindahan
  2. Page Number : untuk memberi nomor halaman
  3. Date and Time : untuk menyisipkan tanggal
  4. Auto Text : untuk menyisipkan teks
  5. Field : untuk menyisipkan field
  6. Symbol : untuk menyisipkan simbol
  7. Comment : untuk menyisipkan komentar dan catatan
  8. Reference : untuk menyisipkan footnote, caption, cross reference, dan index
  9. Web Component : komponen dari web
  10. Picture : untuk menyisipkan gambar
  11. Diagram : untuk menyisipkan diagram
  12. Text Box : untuk menyisipkan text box
  13. File : untuk menyisipkan file
  14. Object : untuk menyisipkan objek
  15. Bookmark : untuk menyisipkan bookmark
  16. Hyperlink : teks atau grafik yang kita kirimkan ke suatu file, dokumen HTML

 

  • 5. Format

Menu Format berfungsi untuk menentukan jenis huruf, paragraf, memberikan penomoran, membuat jenis kolom dalam teks, memberi bingkai dan arsiran, mengatur huruf besar dan kecil dan berbagai hal yang berkaitan dengan format dokumen. Untuk lebih jelasnya mengenai fungsi menu format, berikut berbagai fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu format.

Fungsi Menu Format :

  1. Font : untuk menentukan jenis huruf dan atributnya.
  2. Paragraph : untuk menentukan jenis paragraf
  3. Bullet and Numbering : untuk memberikan bullet dan penomoran
  4. Border and Shading : untuk memberikan bingkai dan arsiran
  5. Columns : untuk membuat jenis columns
  6. Tabs : untuk menentukan batas tabulasi
  7. Drop Cap : untuk memberikan efek drop cap
  8. Text Direction : untuk mengatur arah horizontal dan vertikal dari teks yang diketik.
  9. Change case : untuk mengatur huruf besar dan kecil
  10. Background : untuk memberikan warna latar belakang dokument yang dikerjakan
  11. Theme : untuk mengatur format tampilan theme yang akan digunakan pada sebuah halaman web, dokumen, dan pesan email.
  12. Frame : untuk membuat tabel daftar isi dengan menggunakan heading dari dokumen dan menempatkan di sebelah kiri halaman frame.
  13. Auto Format : untuk mengubah format menjadi format dokumen atau surat
  14. Styles and Formating : untuk mengubah style dan format
  15. Reveal and Formating : untuk menampilkan task panel reveal formatting yang berfungsi untuk menentukan format suatu teks.
  16. Object : untuk memformat object

 

  • 6. Tools

Menu Tools berfungsi untuk memeriksa ejaan, memilih bahasa yang dikehendaki, menghitung banyak kata atau karakter, memproteksi dokumen, dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya perhatikan fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu Tools berikut ini.

Fungsi Menu Tools :

  1. Spelling and Grammar : untuk memeriksa ejaan
  2. Language : untuk memeriksa ejaan
  3. File Broken Text : untuk mengatur dan menyusun text yang berantakan atau tak beraturan (fasilitas ini terdapat dalam Microsoft Word Window XP)
  4. Word count : untuk menghitung banyaknya kata, paragraf, baris, karakter, dan halaman
  5. Auto Summarize : untuk merangkum poin-poin secara otomatis dalam dokumen
  6. Speech : untuk mengubah perintah keyboard/mouse dengan suara menggunakan bahasa yang dikenal oleh Microsoft Office
  7. Track Change : untuk menandai perubahan-perubahan yang dilakukan dalam dokumen terakhir/baru atau yang sedang dikerjakan, dan mencatat setiap perubahan tersebut saat dilihat kembali.
  8. Compare and Merge Document : untuk membandingkan dan menggabungkan dokumen
  9. Protect Document : untuk memproteksi dokumen
  10. Online Collaboration : untuk melakukan kolaborasi dengan para pengguna internet seperti diskusi maupun net meeting.
  11. Letters and Mailing : untuk membuat surat dan label
  12. Tools on the Web : untuk melihat fungsi tools secara online
  13. Macro : untuk membuat macro
  14. Template and Add-Ins : untuk membuat templates
  15. Auto Correct Options : untuk membuat autocorrect
  16. Customize : untuk melihat tombol toolbar, menu, dan shortcut key
  17. Options : untuk memodifikasi setting program dari Microsoft Office

 

  • 7. Table

Menu Table berfungsi untuk membuat tabel, menyisip tabel dalam teks dokumen, mengurutkan data, dan segala hal yang berkaitan tabel. Untuk lebih jelasnya perhatikan fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu Table berikut ini.

Fungsi Menu Table :

  1. Draw Table : untuk menggambar tabel
  2. Insert : untuk menyisipkan tabel, kolom, baris, atau sel
  3. Delete : untuk menghapus table, kolom, baris, atau sel
  4. Select : untuk menyeleksi tabel, kolom, baris, atau sel
  5. Merge Cells : untuk menggabungkan sel-sel terpilih
  6. Split Cells : untuk membagi sel kolom pada tabel menjadi beberapa sel kolom yang lebih kecil
  7. Split Table : untuk memisahkan tabel
  8. Table auto Format : untuk membuat format tabel secara otomatis
  9. Autofit : untuk menyesuaikan lebar kolom pada tabel dengan lebar window secara otomatis
  10. Heading Rows Repeat : untuk menunjuk baris terpilih untuk menjadi heading table yang diulang pada halaman selanjutnya.
  11. Convert : untuk mengkonversi bentuk teks ke bentuk tabel atau sebaliknya
  12. Sort : untuk mengurutkan data
  13. Formula : untuk memberikan formula (perhitungan matematika)
  14. Show Gridlines : untuk memunculkan atau menyembunyikan garis bantu
  15. Table Properties : untuk menampilkan properties untuk tabel

 

  • 8. Window

Menu Window berfungsi untuk membuka jendela baru, menyusun semua jendela yang aktif dan melihat dokumen yang sedang aktif. Untuk lebih jelasnya perhatikan fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu Windo berikut ini.

Fungsi Menu Window :

  1. New Window : untuk membuka jendela baru
  2. Arrange All : untuk menyusun semua jendela yang aktif
  3. Split : untuk membagi lembar kerja yang aktif menjadi dua bagian
  4. 1 Document2 : untuk melihat seluruh dokumen yang aktif

 

  • 9. Help

Salah satu fungsi Menu Help adalah memunculkan fasilitas help yang bisa membantu kita menyelesaikan masalah yang dihadapi pada saar menggunakan fasilitas Microsoft Word, termasuk informasi mengenai suatu ikon. Untuk lebih jelasnya perhatikan fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu Help berikut ini.

Fungsi Menu Help :

  1. Microsoft Word Help : untuk memunculkan fasilitas help yang bisa membantu kita menyelesaikan masalah.
  2. Show the Office Assistant : untuk menampilkan atau menyembunyikan office assistant
  3. What’s This : untuk meminta penjelasan mengenai icon yang ditunjuk
  4. Office on the Web : untuk meminta informasi terkini dari office web site
  5. Activate Product : untuk memunculkan Activate Product
  6. Word Perfect Help : untuk memberikan informasi bagi pemakai Word Perfect
  7. Detect and Repair : untuk mencari dan memperbaiki kesalahan secara otomatis
  8. About Microsoft Word : untuk menampilkan informasi mengenai program Microsoft Word yang kita gunakan.

 

Sejarah Microsoft PowerPoint

Posted in KKPI, Pendidikan on May 11, 2013 by ritalestari837
Microsoft Power Point merupakan salah satu aplikasi milik Microsoft, disamping Microsoft Word dan Microsoft Excel yang telah banyak kenal. Ketiga aplikasi ini lazim disebut Microsoft Office. Pada dasarnya, aplikasi Microsoft Power Point berfungsi untuk membantu user dalam menyajikan presentasi. Aplikasi ini menyediakan fasilitas Slide untuk dapat menampung pokok-pokok pembicaraan point-point yang akan disampaikan pada Audience.
Dengan fasilitas, Animation, suatu slide dapat dimodifikasi dengan menarik. Begitu juga dengan adanya fasilitas: Font Picture, Sound dan Effect dapat dipakai untuk membuat suatu slide yang lebih bagus. Bila keadaan ini dapat disajikan, maka para pendengar dapat kita tarik perhatiannya untuk menerima apa yang ingin kita sampaikan.
Setiap lembar tayangan berisi materi disebut Slide. Agar slide yang sedang dibangun dapat menarik, tujuan kita dalam menyampaikan suatu topik dapat tercapai, dan dapat dimengerti oleh audience dengan efektif, sebaiknya buat terlebih dahulu point bahasan yang perlu dicantumkan pada slide secara garis besar, dan diikuti sub point dari masing-masing point yang ada dan lengkapi dengan gambar, karikatur pada slide yang dimaksud. Berilah bullet, font, dan color yang menyolok pada point yang paling utama agar menjadi pusat perhatian.

PEMAHAMAN TOOLBAR

Toolbar merupakan salah satu bagian yang paling penting dari Power Point. Fungsi utama Toolbar adalah mempercepat akses kesejumlah perintah yang sering dipakai. Untuk menggunakan Toolbar, klik salah satu icon yang mewakili perintah yang Anda inginkan. Bila icon tampak tertekan ke dalam, berarti ia sedang diaktifkan. Untuk menonaktifkannya, Anda tinggal menekan icon tersebut sekali lagi.
Untuk mengaktifkan masing-masing Toolbar, gunakan Menu View, Toolbar, kemudian tandai nama Toolbar yang ingin ditampilkan, sehingga muncul tanda cek didepan nama jenis toolbar.

PENGGUNAAN MENU

Pada kondisi Default, Menu Bar Power Point terdiri dari sembilan kelompok menu. Mulai dari File di ujung kiri sampai Help di ujung kanan. Untuk mengakses perintah pada salah satu menu, cukup klik nama perintah yang diinginkan. Pada layar akan muncul kotak dialog yang berhubungan dengan perintah tersebut

 MEMULAI POWER POINT

Untuk memulai Power Point ada beberapa tahap yang harus dilakukan, yaitu:
1. Buka Start Menu, dan pilih Programs, Microsoft Power Point (Lihat gambar 3). Setelah itu akan muncul kotak dialog Power Point, yang mana nantinya akan diberikan 4 pilihan, dan kita dapat memilih salah satu options tersebut: Auto Content Wizard, Template, Blank Presentation, atau Open Existing Presentation.
2. Setelah kita pilih salah satu, klik OK atau tekan Enter. Selanjutnya, akan muncul layar New Slide dan tentukan AutoLayout yang kita inginkan.
3. Pilih OK atau tekan Enter.

TAMPILAN JENDELA POWER POINT

Setelah kita melakukan kesemua hal di atas, kita akan melihat layar Power Point dan mulailah untuk membuat Presentasi yang kita inginkan.

Keterangan:
Kotak Placeholder, untuk meletakkan aneka objek presentasi.

Kotak dialog, kotak yang muncul pada layar bila kita mengaktifkan salah satu menu.
Kita bisa mengatur berbagai pilihan yang tersedia di dalamnya.

Status Bar, pada bagian ini ditemukan dua indikator.
Dari kiri kekanan adalah indikator tampilan slide, dan indikator template.

Menu Bar, disebut juga dengan Pull Down Menu. Bila kita mengklik salah satu menu maka akan terbuka sekelompok menu lain yang berhubungan dengannya.

Scrool Box, yaitu vertikal sisi kanan layar dan horizontal di sisi bawah layar.

Toolbar, seperangkat icon yang berfungsi untuk menggantikan perintah-perintah yang terdapat pada menu Bar.

MENYIMPAN DAN MENUTUP POWERPOINT
Menyimpan Presentasi

Saat pertama kali menyimpan presentasi, gunakan menu File, Save As. Aplikasi akan menampilkan kotak dialog Save As. Ketikkan nama file yang kita inginkan pada bagian File Name.

Ketikkan nama file yang kita inginkan pada bagian File Name. Pilih atau ubah drive penyimpanan pada Menu Save in. Klik OK untuk mengakhiri penyimpanan.
Menutup Presentasi
Setelah selesai bekerja dengan sebuah presentasi dan menyimpannya, Kita tentu ingin menutup presentasi tersebut. Gunakan menu File, Close atau mengklik tombol bergambar    pada sudut kanan atas jendela.

MEMBUKA PRESENTASI

Saat PowerPoint dijalankan, kotak dialog PowerPoint akan muncul pada layar. Ada empat pilihan pada kotak dialog ini, meliputi Template, Blank Presentation, AutoContent Wizard, dan Open Existing Presentation.

Tampilan kotak dialog pada gambar 6 di atas digantikan dengan penggunaan TaskPane pada versi PowerPoint yang lebih tinggi.
Bila kita ingin memakai file-file presentasi yang sudah disediakan oleh PowerPoint, pilih Template. Bila ingin membuat presentasi dari halaman “kosong” tanpa warna atau style, pilih Blank Presentation. Sementara bila kita membutuhkan panduan tahap demi tahap selama pembuatan, pilihlah AutoContent Wizard.

Pilihan Autocontent Wizard

Bila kita memilih ini, pada layar akan muncul secara berurutan enam buah kotak dialog dengan berbagai pilihan dan kotak isian di dalamnya, beserta langkah sistematisnya. Selanjutnya tinggal memilih wizard yang sesuai dengan kebutuhan presentasi yang sedang disiapkan

Pilihan Template

Bila kita menggunakan ini untuk membuat presentasi baru, kita tinggal mengklik ganda salah satu icon template yang tersedia pada kotak dailog New Presentation. Ada empat kelompok template, yaitu:

· General berisi presentasi kosong.
· Presentation Design berisi lebih dari 20 design template profesional
· Presentations berisi template presentasi yang siap diatur dan memiliki tema khusus.· Web Pages berisi template presentasi untuk keperluan publikasi dalam Internet.
Untuk memilih Template, klik menu Format, Apply Design Template.
Pilihan Blank Presentation

Bila kita memilih ini, pada kotak dialog PowerPoint akan muncul kotak dialog New Slide. Kita bisa memilih salah satu tata letak presentasi yang tersedia.

Tata letak slide dapat diubah setiap saat, caranya klik menu Format, Slide Layout atau dengan menekan tombol Slide Layout pada status bar. Setelah slide dibuat, kita bisa menyisip slide baru dengan mengklik menu Insert, New Slide atau dengan mengklik tombol New Slide pada Toolbar standard.
Pilihan Open An Existing Presentation
Selain membuat presentasi baru, kita juga bisa membuka file-file yang telah dibuat sebelumnya yang tersimpan pada Harddisk dan Disket. Pada layar akan muncul kotak dialog Open. Kita bisa mencari file presentasinya.

BEKERJA DENGAN TEKS

Mengetikkan Teks

Untuk mengisikan teks kedalam slide, kita cukup mengganti teks contoh (Clik to Add) yang berada pada kotak-kotak placeholder. Pada saat kita mengklik kotak placeholder, sebuah bingkai akan muncul mengelilinginya. Ini menandakan kotak tersebut telah dipilih dan siap untuk diisi teks. Pada saat yang sama teks contoh akan lenyap, ketikkan teks yang akan ditampilkan pada kotak tersebut. Setelah teks diketikkan, klik ruang kosong diluar bingkai untuk kembali ketampilan semula. Atau bisa juga dengan mengklik tombol Text Box pada Toolbar Drawing untuk menyisipkan kotak teks. Mulailah mengetikkan teks yang kita inginkan.

MEMFORMAT TEKS
Perataan Teks
Didalam slide PowerPoint, pengertian perataan teks adalah posisi teks pada kotak Placeholder. Rata pada pinggir kirikah, rata pinggir kanankah, dan seterusnya. Format semacam ini diperlukan untuk teks-teks tertentu misalnya judul document memakai teks yang berada diposisi tengah.
Untuk mengatur perataan teks ikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1. Pilih teks yang akan diatur perataannya, lalu klik menu Format, Alignment.
2. Pada menu yang tampil, klik salah satu pilihan. Left berarti rata kiri, Right berarti rata kanan, Centered berarti rata tengah, dan Justify berarti rata kedua sisi.

Format Huruf
Pilih teks yang akan diubah format hurufnya, lalu klik menu Format, Font. Langkah selanjutnya, kita atur pilihan-pilihan yang disediakan kotak dialog Font.
Dapat juga kita mengatur format huruf dengan menggunakan tombol-tombol pada toolbar Formatting.
Jarak Baris dan Paragraf

Jarak baris merupakan jarak antara suatu baris teks diatas serta di bawahnya. Di sini kita bebas mengatur jarak baris secara bebas. Jarak Paragraf merupakan jarak antara suatu paragraf dengan paragraf di bawah dan di atasnya.
Untuk menentukan jarak baris dan paragraf dapat kita lakukan dengan memilih teks atau paragraf yang akan diubah, kemudian klik Format, Line Spacing. Klik tanda panah pada kotak Line Spacing, Before paragraf dan After paragraf. Atau bisa juga dengan mengetikkan langsung pada kotak tersebut untuk mengubah jarak baris / paragraf keukuran yang diinginkan.

Bullet

Adalah suatu peneomoran dengan menggunakan bentuk-bentuk geometris seperti lingkaran, bujur sangkar, garis, panah, dan lain-lain. Untuk memformat Bullet, pilih teks yang akan diberi bullet, lalu klik menu Format, Bullet.
Kotak dialog akan muncul dilayar. Pada kotak Bullets From, pilih jenis huruf yang ingin dipakai sebagai bullet. Kita juga bisa memilih warna dari kotak Color. Dan untuk mengubah ukuran bullet, atur kotak Size.

Teks Efek Khusus
Beberapa bagian slide membutuhkan penanganan khusus. Agar lebih menarik perhatian, format huruf dekoratif bisa dipakai untuk menulis teks. PowerPoint menyediakan fasilitas WordArt untuk hal ini. Untuk mengaktifkannya, klik menu View, Toolbars, WordArt. Toolbar WordArt akan tampil dilayar.
Untuk menyisipkan teks, klik tombol Insert WordArt. Kotak dialog akan muncul dilayar. Pilih salah satu efek yang diinginkan, lalu klik OK.

MENYISIPKAN GAMBAR DAN FOTO

Membuat Gambar

Untuk mulai menggambar, klik menu View, Slide dan klik menu View, Toolbars, Drawing Toolbars. PowerPoint telah menyediakan fasilitas pembuatan gambar, caranya klik tombol AutoShapes pada Toolbar Drawing.
Ada enam pilihan bangun, yaitu; Lines (macam-macam garis), Basic Shapes (bangun sederhana), Block Arrows (macam-macam panah), Flowchart (simbol-simbol diagram alir), Stars and Banners (bintang dan banner), dan Callouts (kotak keterangan gambar). Arahkan pointer kemasing-masing pilihan untuk melihat isinya.
Mengatur Posisi Objek Pada Slide
Kita bisa menggunakan fasilitas ini dengan mengklik tombol Draw, Align or Distribute (Bila menu ini nonaktif, klik pilihan Relative to Slide untuk mengaktifkannya). Klik tombol yang sesuai dengan keinginan kita.
Menyisipkan Foto

Kita dapat langsung menyisipkan foto kedalam slide, caranya: tempatkan pointer mouse kebagian document yang ingin disisipi, kemudian klik menu Insert, Picture, From File.
Menyisipkan Media Audio Visual

Media audio visiual seperti movie, sound, lagu, animasi dan atau suara yang langsung bila hardware komputer yang tersedia memungkinkan. Langkah penyisipan melalui tandar toolbar Insert sebagai berikut
Selain objek penyisipan tersebut di atas, masih terdapat banyak objek lain yang dapat disisipkan dalam slide PowerPoint seperti terlihat pada pilihan menu Insert gambar 21. Objek lain yang dapat disisipkan diantaranya adalah, Organisation Chart, Tabel, Diagram, Chart dan sebagainya.
Sisipan dokumen lain dapat dilakukan pula dari Ms Word dan atau Ms Exel melalui menu Insert, Object dan klik pilihan objek sumber lain yang diinginkan.

FUNGSI SUM, MAX , MIN, AVERAGE, IF , HLOOKUP dan VLOOKUP pada Ms. Excel

Posted in KKPI, Pendidikan on May 11, 2013 by ritalestari837

A.      SUM

SUM adalah fungsi untuk mencari jumlah isi data pada range tertentu

=SUM(0.7*E2;0.3*F2)

Dimana kolom nilai UTS (E3) dikali 0,7 dan kolom nilai UAS (F3) dikali 0,3 dan jika sudah dikali ,Hasil nilai E3 dan F3 ditambah dan akan tercetak pada G3

B.      MAX

MAX  adalah fungsi untuk mencari nilai tertinggi dari suatu range

=MAX(E2:E6)

Pertama klik kolom E7 , dan tuliskan =MAX( data pertama yaitu E2 dan drag hingga E6) maka akan tercetak nilai tertinggi pada kolom E7

C.      MIN

MIN adalah Fungsi untuk mencari nilai terendah dari suatu range

=MIN(E2:E6)

Untuk mencari nilai terendah pada table nilai UTS pertama-tama klik kolom E8 dan klik data pertama yaitu E2 dan drag hingga E6 dan nilai terendah akan tercetak di kolom E8

D.       AVERAGE

Untuk mencari nilai rata-rata dari suatu range dapat menggunakan fungsi AVERAGE

=AVERAGE(E2:E6)

Pertama klik kolom E9 , dan tuliskan =AVERAGE ( data pertama yaitu E2 dan drag hingga E6) maka akan tercetak nilai Rata Rata pada kolom E9

E.       IF

IF adalah Formula logika untuk menghitung atau menentukan nilai sebuah pernyataan dimana fungsi IF akan memberikan nilai tertentu jika logika benar atau salah

=IF(G2>=90;”A”;IF(G2>=80;”B”;IF(G2>=70;”C”;”D”)))

Jika nilai pada kolom G2 lebih besar dari pada 90 maka akan tercetak A ; dan jika nilai pada kolom G2 lebih besar dari pada 80 maka tercetak B ; dan jika nilai pada kolom G2 lebih dari pada 70 maka tercetak C selain itu D dan semua keterangan nilai itu tercetak pada kolom H3

VLOOKUP dan HLOOKUP

VLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya beberbentuk vertical (datanya tersusun kebawah)
HLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya beberbentuk horizontal (datanya tersusun mendatar).
Rumus Vlookup
= VLOOKUP(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index kolom)
Contoh Soal 1

1

Langkah pengisian Nama Barang
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6
2. Ketikkan rumusnya :
=VLOOKUP(B6,$B$16:$C$18,2)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir

Contoh Soal 2

2

Langkah pengisian Harga Satuan
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6
2. Ketikkan rumusnya :
=VLOOKUP(B6,$B$16:$D$18,3)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir
Rumus Hlookup
= HLOOKUP(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index baris)
Contoh Soal 1

3

Langkah pengisian Nama Barang
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6
2. Ketikkan rumusnya :
=HLOOKUP(B6,$B$15:$E$16,2)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir
Contoh Soal 2

4

Langkah pengisian Harga Satuan
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6
2. Ketikkan rumusnya :
=HLOOKUP(B6,$B$15:$E$17,3)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir

Membuat lembar kerja Excel melalui tombol start

Posted in KKPI, Pendidikan on May 11, 2013 by ritalestari837

1. Klik tombol start pada pojok kiri bawah desktop

klik start

2. Setelah klik tombol start maka akan muncul start menu kemudian klik All Program

start

3. Pada All program terdapat program-program yang terinstall, kemudian pilih “Microsoft Office” dan klik “Microsoft Excel 2010”

all program excel

4. Setelah itu akan muncul jendela baru dan itulah Microsoft Excel 2010 dengan judul default    “Book1” dan dapat langsung membuat dokumen baru.

Membuat lembar kerja baru dengan File>New

1. Klik menu File

klik file

2. Setelah pilih menu File kemudian pilih New. Disana terdapat berbagai macam template, jika ingin tidak berisi template piih new blank document.Jika sudah klik Create

klik create

3. Setelah itu akan muncul jendela baru dan itulah Microsoft Excel 2010 dengan judul default    “Book1” dan dapat langsung membuat dokumen baru.

U

Semoga bermanfaat bagi pembaca🙂

Sejarah Microsoft Exel

Posted in KKPI, Pendidikan on May 11, 2013 by ritalestari837

Pada tahun 1982 Microsoft membuat sebuah program spreadsheet yang disebut dengan Multiplan yang sangat populer dalam sistem-sistem CP/M tapi tidak dalam sistem MS DOS mengingat di sana sudah berdiri saingannya, yakni Lotus 1-2-3. Hal ini membuat Microsoft memulai pengembangan sebuah program spreadsheet yang baru yang disebut dengan Excel, dengan tujuan, seperti yang dikatakan oleh Doug Klunder, “do everything 1-2-3 does and do it better/melakukan apa yang dilakukan oleh 1-2-3 dan lebih baik lagi”.
Versi pertama Excel dirilis untuk Macintosh pada tahun 1982 dan versi  Windows-nya menyusul (dinomori versi 2.0) pada November 1987. Lotus ternyata terlambat turun ke pasar program spreadsheet untuk Windows, dan pada tahun tersebut, Lotus 1-2-3 masih berbasis MS-DOS. Pada tahun 1988, Excel pun mulai menggeser 1-2-3 dalam pangsa pasar program spreadsheet dan menjadikan Microsoft sebagai salah satu perusahaan pengembang aplikasi perangkat lunak untuk komputer pribadi yang andal. Prestasi ini mengukuhkan Microsoft sebagai kompetitor yang sangat kuat bagi 1-2-3 dan bahkan mereka mengembangkannya lebih baik lagi. Microsoft, dengan menggunakan keunggulannya, rata-rata merilis versi Excel baru setiap dua tahun sekali, dan versi Excel untuk Windows terakhir adalah Microsoft Office Excel 2010 (Excel 14), sementara untuk Macintosh (Mac OS X), versi terakhirnya adalah Excel for Mac.
Pada awal-awal peluncurannya, Excel menjadi sasaran tuntutan perusahaan lainnya yang bergerak dalam bidang industri finansial yang telah menjual sebuah perangkat lunak yang juga memiliki nama Excel. Akhirnya, Microsoft pun mengakhiri tuntutan tersebut dengan kekalahan dan Microsoft harus mengubah nama Excel menjadi “Microsoft Excel” dalam semua rilis pers dan dokumen Microsoft. Meskipun demikian, dalam prakteknya, hal ini diabaikan dan bahkan Microsoft membeli Excel dari perusahaan yang sebelumnya menuntut mereka, sehingga penggunaan nama Excel saja tidak akan membawa masalah lagi. Microsoft juga sering menggunakan huruf XL sebagai singkatan untuk program tersebut, yang meskipun tidak umum lagi, ikon yang digunakan oleh program tersebut masih terdiri atas dua huruf tersebut (meski diberi beberapa gaya penulisan). Selain itu, ekstensi default dari spreadsheet yang dibuat oleh Microsoft Excel hingga versi 11.0 (Excel 2003) adalah *.xls sedangkan mulai Microsoft Office Excel 2007 (versi 12.0) ekstensi default-nya adalah *.xlsx yang mendukung format HTML namun dengan isi yang sama memiliki ukuran file yang lebih kecil jika dibandingkan dengan versi-versi Excel sebelumnya.
Excel menawarkan banyak keunggulan antarmuka jika dibandingkan dengan program spreadsheet yang mendahuluinya, tapi esensinya masih sama dengan Visical (perangkat lunak spreadsheet yang terkenal pertama kali): Sel disusun dalam baris dan kolom, serta mengandung data atau formula dengan berisi referensi absolut atau referensi relatif terhadap sel lainnya.
Excel merupakan program spreadsheet pertama yang mengizinkan pengguna untuk mendefinisikan bagaimana tampilan dari spreadsheet yang mereka sunting: font, atribut karakter, dan tampilan setiap sel. Excel juga menawarkan penghitungan kembali terhadap sel-sel secara cerdas, di mana hanya sel yang berkaitan dengan sel tersebut saja yang akan diperbarui nilanya (di mana program-program spreadsheet lainnya akan menghitung ulang keseluruhan data atau menunggu perintah khusus dari pengguna). Selain itu, Excel juga menawarkan fitur pengolahan grafik yang sangat baik.
Ketika pertama kali dibundel ke dalam Microsoft Office pada tahun 1993 Microsoft pun mendesain ulang tampilan antarmuka yang digunakan oleh Microsoft word  dan Microsoft PowerPoint  untuk mencocokkan dengan tampilan Microsoft Excel, yang pada waktu itu menjadi aplikasi spreadsheet yang paling disukai.
Sejak tahun 1993, Excel telah memiliki bahasa pemprogaman visual basic conporition (VBA), yang dapat menambahkan kemampuan Excel untuk melakukan automatisasi di dalam Excel dan juga menambahkan fungsi-fungsi yang dapat didefinisikan oleh pengguna (user-defined functions/UDF) untuk digunakan di dalam worksheet. Dalam versi selanjutnya, bahkan Microsoft menambahkan sebuah intergrated development environtment  (IDE) untuk bahasa VBA untuk Excel, sehingga memudahkan programmer untuk melakukan pembuatan program buatannya. Selain itu, Excel juga dapat merekam semua yang dilakukan oleh pengguna untuk menjadi macro, sehingga mampu melakukan automatisasi beberapa tugas. VBA juga mengizinkan pembuatan form dan kontrol yang terdapat di dalam worksheet untuk dapat berkomunikasi dengan penggunanya. Bahasa VBA juga mendukung penggunaan DLL ActiveX/COM  , meski tidak dapat membuatnya. Versi VBA selanjutnya menambahkan dukungan terhadap class module sehingga mengizinkan penggunaan teknik  Pemprogaman berorientasi objek  dalam VBA.
Fungsi automatisasi yang disediakan oleh VBA menjadikan Excel sebagai sebuah target virus-virus macro. Ini merupakan problem yang sangat serius dalam dunia korporasi hingga para pembuat anti virus mulai menambahkan dukungan untuk mendeteksi dan membersihkan virus-virus macro dari berkas Excel. Akhirnya, meski terlambat, Microsoft juga mengintegrasikan fungsi untuk mencegah penyalahgunaan macro dengan menonaktifkan macro secara keseluruhan, atau menngaktifkan macro ketika mengaktifkan workbook, atau mempercayai macro yang dienkrips dengan menggunakan setifikat digital  yang tepercaya.